bayi, ibu, perawat, dokter, rumah sakit, medis, kesehatan, persalinan, bayi baru lahir, perawatan bayi, neonatus, inkubator, medis, peralatan medis, kehangatan, kebahagiaan, senyum, keluarga, cinta, peduli, profesi, wanita, masker, hijab, pakaian medis, alat kesehatan, kebidanan, anak kecil, pelukan, perlengkapan bayi

meet.dr_agnes

Agnes Tri Harjaningrum dr. SpA M.Sc

INSTAGRAM MICRO

C

Avg. View Rate

1.80%

B

Engagement Rate

Insights Overview
Login to view

Rate Card (Est.):

10,3 Rb

Followers

27.93%

2,9 Rb

AVG. View

1 post/2 day

AVG. Post

Video/Reels
Post Date Views/Plays Likes Comments Shares Engagements Post E.R Video Title
13 Des 2025 2.466 63 4 7 74 3.00%
Hari ini, Sabtu, 13 Desember jam 10.30, tayang di CNN Indonesia health. Yuk simak tentang kenapa melatih motorik dan rutin memberikan aktifitas fisik ke anak itu penting dan bisa mengasah 'CEO' nya otak. Siapa pula itu 'CEO otak', penasaran ga, tonton sampe habis ya 😁. #pediatricianlife #sharingislearning #motorikanak #tumbuhkembanganak #stimulasianak
12 Des 2025 57.807 688 11 282 981 1.70%
Bayi kuning? Solusinya bukan dijemur ya Aybund. Sinar matahari memang hangat, tapi panjang gelombangnya ga stabil dan ga cukup kuat untuk menurunkan bilirubin (zat yang bikin kuning). Terapi yang efektif menurut pedoman adalah fototerapi dengan sinar biru khusus. Kenapa? Fototerapi mengubah bilirubin menjadi lumirubin, yaitu bentuk yang larut air dan cepat dibuang lewat urine dan feses. Sementara, sinar matahari tidak bisa menghasilkan lumirubin, sehingga kuningnya tidak turun. Jadi, apakah jemur bayi ga ada manfaatnya? Tentu tetap ada dong! Tapi bukan untuk terapi kuning. Apa manfaat jemur bayi? 1. Bonding dan stimulasi ringan Saat bayi diajak keluar rumah sebentar, dia dapat paparan cahaya, suara, angin, dan interaksi dengan orang tua, ini bagian dari stimulasi sensorik dan memperkuat ikatan dengan orang tua. 2. Membantu ritme tidur Paparan cahaya alami membantu ritme sirkadian bayi lebih teratur. 3. Mendukung vitamin D, tapi bukan sumber utama Untuk bayi <6 bulan, AAP tetap menganjurkan suplementasi vitamin D 400 IU/hari, karena sinar matahari tidak bisa diandalkan dan ada risiko UV yang bisa membakar kulit. Tapi, tidak semua kuning memerlukan fototerapi. Kapan bayi kuning perlu fototerapi? Menurut AAP 2022, fototerapi diberikan bila: - Kadar bilirubin melewati ambang usia (berdasarkan nomogram) - Ada faktor risiko (prematur, hemolisis, sepsis, dehidrasi, weight loss berat) - Kuningnya cepat naik - Atau bayi tampak lesu / minum buruk Kalau nilai kuning masih DIBAWAH ambang aman, cukup observasi, pastikan kecukupan ASI, pantau penurunan BB dan kuning bertambah atau tidak. Kalau DI ATAS ambang, perlu fototerapi. Intinya, jemur tidak menurunkan bilirubin, tetapi fototerapi terbukti efektif dan direkomendasikan oleh para ahli untuk mengatasi kuning yang nilainya diatas normal. Jadi, kalau bayi kuning, ga usah panik atau buru-buru jemur ya. Kuning itu ada batas amannya. Jika memang diperlukan, dokter akan menentukan apakah perlu cek kadar bilirubin, dan apakah cukup dipantau atau perlu fototerapi. #bayikuning #jaundice #jemurbayi #tumbuhkembanganak
11 Des 2025 1.515 20 2 9 31 2.05%
Bagaimana Mencegah Sembelit pada Bayi <1 Tahun? Pada bayi di bawah 1 tahun, penyebab sembelit sering berbeda dengan anak yang lebih besar. Sistem cernanya masih berkembang, sehingga beberapa jenis makanan bisa membuat feses menjadi lebih keras dan BAB terlihat lebih sulit. Ini yang sering membuat BAB bayi tampak seperti sembelit: β€’ terlalu banyak sayur berserat kasar (wortel, brokoli, buncis, kentang, termasuk labu) β€’ MPASI apa pun yang dibuat terlalu kental atau padat β€’ tekstur makanan kurang cairan β€’ porsi yang tidak sesuai tahap usia Bayi belum mampu mencerna serat tertentu dengan baik, sehingga makanan tersebut dapat membuat feses lebih padat dan bayi tampak mengejan. Makanan yang lebih aman untuk membantu BAB bayi: β€’ pir kukus β€’ pepaya β€’ buah naga β€’ oatmeal halus (diberikan bertahap sesuai toleransi bayi) Cara mencegah sembelit pada bayi <1 tahun: β€’ Pastikan tekstur MPASI tidak terlalu kental β€’ Tambahkan ASI atau kuah agar lebih lembut β€’ Amati makanan apa saja yang membuat BAB lebih keras β€’ Jangan mengandalkan sayur sebagai β€œpelancar” pada usia ini β€’ ASI tetap menjadi sumber cairan utama Sayuran tetap perlu diberikan dan dikenalkan pada bayi, karena sayur adalah bagian penting dari pengenalan rasa dan kebiasaan makan sehat sejak dini. Tapi porsinya tidak perlu banyak-banyak, terutama sayur yang berserat kasar. Fokus utamanya adalah memastikan tekstur tetap lembut dan mudah dicerna, bukan terlalu kental. Pada usia ini yang penting adalah menu seimbang, ada karbo, protein hewani, sedikit sayur lembut, dan buah yang sesuai. Jadi sayur tetap diberikan, tetapi secukupnya saja, agar porsi makanan lain tetap masuk dan tidak membuat feses bayi menjadi terlalu keras. Tapi, jika ada gejala berikut segera bawa ke sarana kesehatan ya: β€’ feses sangat keras/kelereng β€’ berdarah β€’ bayi mengejan sampai menangis β€’ tidak BAB berhari-hari dan tampak tidak nyaman. Siapa yang pernah mengalami hal ini juga? Semoga sudah teratasi ya. #sembelitanak #konstipasianak #tumbuhkembanganak #mpasi
06 Des 2025 4.252 87 2 33 122 2.87%
Kok bisa aktivitas-aktivitas ini bantu meningkatkan kecerdasan anak? Gampangnya begini, otak anak berkembang justru saat tubuhnya bergerak. Ketika anak merangkak, melompat, menyeimbangkan tubuh, atau mengikuti aturan permainan, area otak yang berhubungan dengan fokus, daya ingat, pengendalian diri, dan kemampuan memecahkan masalah ikut terstimulasi. Inilah yang disebut banyak peneliti sebagai hubungan motorik dan fungsi eksekutif. Berikut penjelasannya: 1. Obstacle course Gerakan melewati rintangan sederhana membantu anak belajar fokus, mengambil keputusan, dan merencanakan langkah berikutnya. Aktivitas ini berkaitan dengan peningkatan fungsi eksekutif dalam beberapa studi perkembangan anak. 2. Animal walks Gerakan seperti bear walk atau crab walk membantu koordinasi kedua sisi tubuh sekaligus menguatkan kontrol postur. Koordinasi yang baik berhubungan erat dengan kemampuan anak mempertahankan perhatian. 3. Latihan keseimbangan Berjalan di garis atau berdiri satu kaki membuat anak belajar mengatur tubuhnya. Keseimbangan yang baik membantu anak lebih tenang, lebih fokus, dan lebih siap mengikuti kegiatan belajar. 4. Lempar tangkap Aktivitas sederhana ini melatih koordinasi mata dan tangan, yang menurut beberapa penelitian berhubungan dengan kesiapan membaca dan kemampuan akademik awal. 5. Main ikuti aturan Permainan yang menggabungkan instruksi, misalnya β€œlompat tiga kali lalu ambil warna merah”, membantu anak melatih daya ingat, konsentrasi, dan keterampilan menyelesaikan tugas secara berurutan. Menurut WHO, anak usia 2–5 tahun dianjurkan aktif bergerak minimal 180 menit per hari, dengan beragam aktivitas fisik. Dari total itu, setidaknya 60 menit sebaiknya berupa aktivitas yang lebih energik seperti berlari, melompat, dan permainan aktif. Gerakan yang sederhana sekalipun bisa menjadi stimulasi penting bagi perkembangan otak anak. Siap coba di rumah bareng si Kecil? #motorikanak #stimulasianak #tumbuhkembanganak #aktifitasfisikanak
05 Des 2025 3.307 40 0 5 45 1.36%
Akhir-akhir ini kalau kita terkena flu, kenapa sembuhnya terasa lebih lama ya? Istirahat sudah, minum obat sudah, makanan tinggi gizi juga sudah. Apakah ini Influenza A? Benarkah bukan flu biasa? Kita harus jaga-jaga nih, Moms. Selain karena kondisi cuaca ekstrim, sebentar lagi juga musim liburan. Harus waspada dengan penyebaran virusnya. Lengkapnya ada di Youtube Channel CERITA MOMNJO. Kita dengarkan penjelasan dr. Agnes Tri Harjaningrum SpA, MSc @meet.dr_agnes dari @rspermatadepok agar kita siap menjaga si Kecil dari Influenza A. ✨Stay connected with @momnjo for updates! Don’t miss out on promos at @momnjopromo and connect with fellow moms at @momnjocommunity ✨ #momnjomoment #wavesofpositivity #ceritamomnjo
04 Des 2025 2.117 38 15 2 55 2.60%
Yuk, ikut aku lihat BTS-nya waktu tapping shooting buat acara CNN Indonesia health, seru lho dan seneng banget ketemu para crew yang ramah dan baik hati πŸ₯°. Bahas apa? Bahas yang ga biasa lho. Kan seringnya parents ingin buah hatinya cerdas dan di les in segala macam yang berhubungan sama IQ dan akademik, padahal melatih motorik dan juga aktifitas fisik juga ternyata sepenting itu. Simak lengkapnya dan tonton acaranya kalau nanti sudah tayang di CNN Indonesia health ya πŸ₯°. #pediatricianlife #sharingislearning #stimulasi #motorikanak #olahragaanak
29 Nov 2025 7.468 56 8 2 66 0.88%
Bedain ISPA, Flu, dan Alergi pada Anak

Similar Creators

 
Β© Kreanesia.id. v.1.19
System Online